iklan here

Kamis, 07 April 2011

Tragisnya Kisah Cintaku



Saat itu aku duduk di bangku sma , baru 3 bulan aku menginjak lingkungan sekolah yang besar dan luas ini , setiap bell berbunyi aku baru sampai karena perjalanan ku tak dekat alias jauh dari rumah ke sekolah tak heran aku mendapatkan gelar " si ngaret " ya gimana engga kesiangan toh jarak tempuh ke sekolah dari rumahku tuh engga selangkah dua langkah dan aku pun memakai angkutan umum tak seperti murid - murid kaya lain yang ke sekolah menggunakan motor atau mobil nya ( walaupun milik orang tuanya ).aku kesiangan ga cuma 2 kali dalam seminggu bahkan lebih , karena sering kesiangan aku selalu mendapat bangku paling depan , bangku yang paling di benci murid - murid bodoh seperti aku karena takut dan tak pernah ingin jika guru melemparkan sebuah pertanyaan yang dapat memutar otak hingga 360 derajat.karena kesianganku yang sudah terlanjur permanen itu aku mendapatkan sebuah keuntungan yang menurutku sangatlah beruntung , di kelas aku mempunyai kecengan yang cantik dan pintar , banyak lelaki yang terpikat dan mencintainya tapi sayang dia selalu menolak semua lelaki sekelas yang pernah mengatakan cinta ke dia , aku sih ga termasuk karena ga berani untuk mengatakan cinta dan sayang ku ke dia , namanya desi , hhhhmm nama yang indah , karena dia smart dia selalu duduk di depan nah itulah keuntungannya , aku selalu duduk satu meja dengannya. Suatu hari saat aku telat masuk kebetulan aku telatnya 30 menit " dammnnnn ulangan fisika " dalam hatiku berteriak , resah dan gelisah hingga berkeringat darah (lebay) dengan penuh kegelisahan dan kecemasan aku langsung bergegas lari menuju gerbang sekolah " wwwhaaaaaatttttt ?? Di gembok gerbangnya " lagi - lagi hati ku tak tenang dan semakin gelisah , tanpa fikir panjang ku lompati gerbang tinggi itu dan " aaaaaawwwwwwwww " teriakku keras terjatuh saat melompati gerbang terjal bagai gunung kembar itu, emang sih berhasil melompati gerbang tinggi itu yang di atasnya runcing dan berbahaya tapi celana ku tersangkut ke bagian gerbang yg runcing itu dan menggores kulit ku dari pangkal paha hingga bawah lutut yang membuatku terjatuh dan berdarah , sungguh sialnya nasibku seorang murid yang bodoh juga tolol ini . Alhasil aku pun tidak mengikuti ulangan karena guru membawaku ke uks ( uhh kasian sekali ) , karena lelah dan ngantuk aku pun mengambil nafas sejenak dan masuk ke alam bawah sadar ku , seiring waktu berjalan tak terasa bell pulang berbunyi " untuk apa aku sekolah jika aku hanya tidur ? " kata ku dalam hati , ya aku tidur selama jam pelajaran berlangsung hinga jam pulang sungguh bodoh , padahal tidur di rumah lebih enak ! Dengan keadaan kaki yang cidera aku pun mencoba berjalan perlahan melangkahkan kaki untuk segera pulang , aku berjalan dengan muka meringis sakit dan perih , sesampainya aku di gerbang ..........terpana dan terbata diriku saat menatap wanita berambut panjang hingga punggung itu , angin pun bertiup kencang dan menyibakkan rambutnya seolah mengetahui suasana hatiku yang sedang terpesona melihat bidadari hidupku dannn..lamunanku buyar ketika angin kencang itu menyibakkan rambutnya dan mengenai wajah tampan ku ini  "ppprrrhuuuhh" suara yang keluar dari mulutku ketika rambutnya menggampar wajah ku , dia pun berbalik lalu menatapku " aduh maaf yaah !! Eh kamu ren , gimana kaki kamu masih sakit ? " tanya dia seolah memperhatikanku seperti layaknya kekasih hatinya.
" eeemmmphh lumayan sih cuma kayanya harus d amputasi nih " sedikit canda ku yang keterlaluan dengan nada yg serius .
" ah yg bener kamu ? Jangan ngomong sembarangan ah " sahutnya , sepertinya di a hawatir akan keadaanku ( fikirku dalam hati )
" ahahha aku bercanda des , masa gini aja amputasi sih "
" kali aja beneran , ngagetin aja "
" ko mesti kaget ? Biasa aja kali " mulailah rencana busukku dengan pertanyaan yg dapat memancing perhatiannya dan memaksanya untuk mengobrol sejenak denganku.
" ga apa apa kaget aja " jawab si desi dengan polos , huuft sedikit geram juga aku atas jawaban dinginnya itu , aku pun mulai membudah lagi dengan beribu kata ....
" ya kenapa ? Aku kan ga ngagetin kamu ? " tanya ku lagi ke dia
" kamu tuh ya maksa , aku kan dah bilang ga apa apa cuma kaget aja " jawabnya hmm kali ini sepertinya dia serius dan sudah merasa ingin menggamparku , kami pun berjalan bersama meninggalkan sekolah menuju persimpangan menanti hadirnya jemputan mewah dan ber ac ( angkot )

" des hari sabtu ke sekolah ga ? Kan cuma ekskul , kamu ekskul apaan ? " tanya ku memecahkan keheningan itu dengan membuka pertanyaan
" ya kesekolah tapi siangan kayanya , aku ekskul sains , kalo kamu ? "

wah mentang mentang pinter ni cewe ekskul sains les sains kutu lu des hina ku dalam hati

" kalo aku ekskul basket des , dateng pagi aja donk temenin aku ekskul yaa " pintaku manja

" yeeey buat apa di tungguin , yang ada juga aku nunggu cowo aku jemput " jawabnya yg lagi lagi polos dan kini membuat hatiku sedikit retak untung ga pecah .

" oh kamu dah punya cowo des ? Aku gatau loh , nak mana ? "
" udah donk dah 2 taun , nak 20 "

semakin tertutup lah gerbang menuju hatinya setelah mendengar perkataannya ! Akhirnya datang juga jemputan super duper mewah dan kami pun naik angkot yg sama karena searah , di dalam angkot kami hanya berdiam saja tak sepatah kata pun yg keluar dari mulut kami ." kiirrriiii bang " teriak desi memberhentikan angkot , ternyata dia telah sampai , desi pun turun duluan dan bilang sampai jumpa besok pada ku tapi saat dia baru aja turun dan membayar angkot , kepala ku ku keluarkan lewat jendela dan saat angkot mulai jalan lagi aku berkata pelan pelan namun terdengar di telinganya " desi aku suka sama kamu " yaaah aku sudah mengatakannya dengan sikon yg berbeda dari cara orang lain , belum sampai semenit pun dari sejak dia turun hape ku berbunyi , ah ternyata sms , whaatt desi !!!! Reflek aku menyetop angkot yg sedang melaju dengan kecepatan tinggi seperti f1 yg balap di padang pasir , spontan rem mendadak angkot yg ku tumpangi karena rem mendadak dan jalan berpasir , saat turun dari angkot seperti di film film aku ini , keluar dari asap bom ahahaha ! Padahal sms dari desi belum sempat aku baca namun aku sudah turun dari angkot karena ke pedean dia menjawab " aku juga suka kamu " dan ternyata isi sms nya


" tadi kamu bilang apaan ren ? Ga kedengeran "
serasa di gampar oleh tihang berdiameter 50cm langsung lemas usai membacanya !

Apa boleh buat aku sudah turun dan belum jauh dari tempat turunnya desi , aku pun berlari dengan keadaan kaki yg pincang sehingga lari ku tak bisa secepat messi , " ddeeeesiiiiiiiiii " teriak ku memanggil namanya ketika terlihat tas kuning yg sedang di gandongnya , dia pun hanya terdiam dan seperti tak mempercainya akan hadirku di depan matanya .

2 komentar:

My Mind mengatakan...

ngakak saya bacanya

Vinza mengatakan...

trus lnjutan critanya gmana??

Posting Komentar